Posts Tagged ‘ Ramadhan ’

Ramadhan

Ramadhan telah berakhir..

tak terasa.. rasanya baru kemarin kita bersiap untuk menyambut bulan perjuangan. bulan kemenangan. bulan seribu bulan.

namun kini bulan itu telah berlalu, pergi..

dan kini ku hanya bisa berharap

tuk ku dapat bertemu kembali

Ramadhan.

Ramadhan telah berakhir..

kini kupersiapkan diri

untuk bertemu kembali.

persiapan ini haruslah sempurna

dan Dia, Sang Kekasih..

menyiapkan 11 bulan mendatang

sebagai ajang latihan.

latihan terus menerus

dengan kerja keras dan cerdas

Ramadhan telah berakhir..

Rabb.. kumohon pada-Mu

latih dan bimbing kami dalam 11 bulan ini

sehingga kelak dapat kami berjumpa kembali.

amin..

Advertisements

Selamat Iedul Fitri 1429H

Sahur tinggal kenangan
Berganti malam takbiran
Hari nan fitri menjelang
Aku datang mengetik

tuk mengucap

Mohon Maaf Lahir Batin..
Taqaballallahu Minna wa Minkum.

-nad-

**terima kasih mas khay untuk gambarnya 😀

Pagi

“Aku sesuai dengan persangkaan
hamba-Ku terhadap diri-Ku. Aku bersamanya ketika dia berzikir (mengingat atau
menyebutku). Jika dia berzikir di dalam hatinya, maka Aku mengingatnya di dalam
hati-Ku. Jika dia mengingat-Ku dalam suatu jamaa’ah, maka Aku akan mengingatnya
di dalam jama’ah yang lebih baik dari jamaahnya (di dunia). Jika dia mendekat
pada-Ku sejengkal, maka aku mendekatinya sehasta. Jika dia mendekat pada-Ku sehasta,
maka Aku akan mendekatinya selengan. Jika dia mendekati-Ku dengan berjalan,
maka Aku akan mendekatinya dengan berlari”.

——————————————–Private———————————————–

KEUTAMAAN BERPUASA

1. URGENSI SHAUM DALAM TAZKIYAH NAFS

Secara umum puasa menjadi sarana pembentukan kepribadian yang sangat efektif dan optimal. Dalam banyak bukti kita temukan bahwa salah satu bekal penting untuk menghadapi tantangan besar adalah dengan berpuasa. Seperti yang terjadi pada kuda aduan sebelum berpacu, dsb.

Bagi orang beriman berpuasa menjadi cara efektif dalam membentuk kebiasaan-kebiasaan baik dalam kehidupan.

1. Puasa, melatih kesabaran dan menjadikan hidup bermakna.

Jika kesabaran menjadi puncak kematangan pribadi seseorang dalam medan apapun, maka berpuasa melatih seseorang untuk bersabar. Rasulullah bersabda :”Puasa adalah separoh kesabaran” HR At Tirmidziy.

Berpuasa melatih seseorang untuk membiasakan diri dengan hidup bermakna, karena dengan berpuasa seseorang dilatih untuk tidak mengerjakan sesuatu yang tidak berguna.

2. Puasa sarana mencapai puncak ketaqwaan

Ketaqwaan adalah standar normatif pergaulan manusia dalam Islam. Firman Allah : ”Sesungguhnya yang paling mulia di antaramu adalah yang paling bertaqwa” QS. 49:13

Ketaqwaan menjadi standar keberuntungan hidup seseorang. (QS, As Syams : 7-10) , dan puasa seperti yang diseruakan Allah SWT membentuk orang yang bertaqwa, (QS. 2:183)

2. RAHASIA DAN SYARAT SHAUM SECARA BATIN

Shaum yang efektif dalam membentuk kepribadian adalah shaum yang tidak hanya berhenti makan dan minun akan tetapi shaum yang dilakukan dengan memenuhi adab-adab berikut ini, yaitu :

  1. mengendalikan keinginan makan dan minum
  2. mengendalikan keinginan nafsu seksual
  3. mengendalikan pandangan mata dari pemandangan terlarang
  4. mengendalikan mulut dari ucapan tercela
  5. mengendalikan telinga dari pendengaran tercela
  6. mengendalikan tangan, kaki dan anggota badan lainnya dari perbuatan sia-sia.

3. DERAJAT SHAUM

Dalam shaum dikenal tiga tingkatan yaitu :

  1. Puasa Awam, yaitu puasa yang hanya dengan mencegah keingan perut dan kemaluan.
  2. Puasa Khusus, yaitu dengan tidak hanya meninggalkan makan, minum dan seksual, tetapi sudah berusaha mencegah pendengaran, penglihatan, ucapan, dan anggota badan lainnya dari perbuatan dosa.
  3. Puasa Khusus-al Khusus, yaitu puasa yang tidak hanya menahan diri dari perbuatan dosa akan tetapi sudah mampu mengendalikan keinginan hati dan fikiran dari keinginan-keinginan randah (duniawi) dan hal-hal yang tidak berguna di hadapan Allah SWT.

4. MACAM-MACAM SHAUM SUNNAH

Puasa sunnah dapat dikelompokkan dalam pereodisasi berikut ini :

  1. Usbu’iyyah (pekanan), seperti puasa hari Senin dan Kamis,
  2. Syahriyyah (bulanan), seperti puasa Ayyamul-Bidh (hari-hari terang bulan)
  3. Sanawiyyah (tahunan), seperti puasa hari Arafah bagi yang tidak sedang beribadah haji.

Wallahu A’lam.

sumber : tarbawi (on cd)

5 Wasiat dari Allah SWT. kepada Rasulullah SAW.

Dari Nabi S.A.W., “Pada waktu malam saya diisra’ kan sampai ke langit, Allah S.W.T telah memberikan lima wasiat, antaranya :

1) Janganlah engkau gantungkan hatimu kepada dunia kerana sesungguhnya Aku tidak menjadikan dunia ini untuk engkau.

2) Jadikan cintamu kepada-Ku sebab tempat kembalimu adalah kepada-Ku.

3) Bersungguh-sungguhlah engkau mencari syurga.

4) Putuskan harapan dari makhluk kerana sesungguhnya mereka itu sedikitpun tidak ada kuasa di tangan mereka.

5) Rajinlah mengerjakan sholat tahajjud kerana sesungguhnya pertolongan itu berserta qiamullail.

Ibrahim bin Adham berkata, “Telah datang kepadaku beberapa orang tetamu, dan saya tahu mereka itu adalah wakil guru tariqat. Saya berkata kepada mereka, berikanlah nasihat yang berguna kepada saya, yang akan membuat saya takut kepada Allah S.W.T.

Lalu mereka berkata, “Kami wasiatkan kepada kamu 7 perkara, iaitu :

1) Orang yang banyak bicaranya janganlah kamu harapkan sangat kesedaran hatinya.

2) Orang yang banyak makan janganlah kamu harapkan sangat kata-kata himat darinya.

3) Orang yang banyak bergaul dengan manusia janganlah kamu harapkan sangat kemanisan ibadahnya.

4) Orang yang cinta kepada dunia janganlah kamu harapkan sangat khusnul khatimahnya.

5) Orang yang bodoh janganlah kamu harapkan sangat akan hidup hatinya.

6) Orang yang memilih berkawan dengan orang yang zalim janganlah kamu harapkan sangat kelurusan agamanya.

7) Orang yang mencari keredhaan manusia janganlah harapkan sangat akan keredhaan Allah daripadanya.”

sumber:tarbawi

Wilujeng Ramadhan

Semakin berdebar-debar rasanya, bila ku ingat sebentar lagi Ramadhan kan menyapa. 🙂

tak sabar rasanya menunggu tuk Ramadhan, Ya.. Allah semoga Engkau sampaikan kami di bulan yang penuh dengan ampunan-Mu, yang dihiasi oleh keberkahan-Mu.

bulan yang selalu kurindukan kedatangannya, bulan yang tak kan kulupakan, bulan di mana Engkau lipat gandakan segala kebaikan. Engkau penjarakan ‘mereka’ yang biasa menggoda.

fiuhh… tak terasa tinggal menghitung hari lagi ku kan bersua dengannya.  🙂